Tahap-Tahap Turunnya Alquran
Para ulama mengisyaratkan bahwa Alquran itu turun dalam tiga tahap:
Tahap pertama, Alquran diturunkan Allah ke Lauh Mahfuzh. Dalam salah satu ayat diungkapkan:
(21) Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur’an yang mulia, (22) yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh. (Q.S. Al-Buruuj: 21-22)
Tahap kedua, penurunan dari Lauh Mahfuzh ke Baytul Izzah. Di sinilah Alquran diturunkan sekaligus.
Tahap ketiga, dari Baytul Izzah kepada Rasulullah secara bertahap yang awalnya adalah Surah Al-‘Alaaq ayat 1 sampai 5.
Sedangkan mengenai ayat Alquran yang terakhir turun, ada beberapa perbedaan pendapat mengenai hal itu. Ada yang mengatakan bahwa yang terakhir turun itu adalah Surah Al-Maidah ayat 3. Namun ayat ini setelah dilacak ternyata turun pada saat Rasulullah melaksanakan Haji Wadaa’. Setelah haji wadaa’ itu selesai, Rasulullah masih hidup 2 bulan 22 hari. Padahal, ternyata ada ayat yang turun sembilan hari sebelum Rasulullah wafat, yaitu Surah Al-Baqarah ayat 261.
Sehingga kemudian para ulama bersepakat, bahwa Surah Al-Maidah ayat 3 adalah ayat terakhir yang berkaitan dengan hukum, karena ayat itu membicarakan mengenai hukum-hukum yang ditetapkan Allah. Sedangkan Surah Al-Baqarah ayat 261 merupakan ayat terakhir dari segi waktu turunnya.
Nuzuul artinya adalah turun. Nuzuulul quran berarti turunnya Alquran. Apakah maknanya Alquran itu dikatakan turun? Yang turun bukanlah Alquran yang berbentuk buku, melainkan yang turun itu adalah ayat-ayat yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah. Karena itulah, Allah selalu memakai kata anzalna (Kami menurunkan). Dalam hal ini Alquran tidak diturunkan secara langsung oleh Allah kepada Rasulullah, melainkan melalui perantaraan Malaikat Jibril.
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal








