Proses Itu

Saya selalu berpikir masa pacaran itu masa yang paling indah. Ga berarti setelah menikah ga nemu lagi yang indah2 ya. Tapi coba bayangkan saat pertama kali ketemu pacar (tentunya waktu itu belom pacar ya). Terus mulai pendekatan, telpon2, sms2 sampe lebih2 dari minum obat, dijamin pulsa cekak juga dijabanin aja sms terus. Kemudian mulai deket, mulai suka pergi2 bareng. Saat itu pasti kita mulai membuka diri masing masing

“Saya suka teh yang manis”

“Oh, saya justru suka teh yang tawar, lebih suka kalo panas”

“Saya suka makan coklat”

“Ah saya lebih suka makan kerupuk”

Masa2 seperti itulah, dijamin ga pernah kehabisan bahan omongan.

Di kali lain, kemudian kita mulai hafal kebiasaannya. Gimana rasa kopi kesukaan dia, segimana dia suka mie instan, berapa lama dia mandi, bahkan kali aftershave yang selalu dia pake. Begitu juga dia, walaupun biasanya lelaki nggak memiliki kecakapan yang cukup mengingat hal2 detil, tapi minimal dia pasti tau buah apa yang kamu suka atau sayur apa yang kamu ga suka.

Kali lain lagi kamua  mulai punya tempat tertentu untuk makan, saking hafalnya sampe ga perlu liat menu, bahkan bisa saling pesenin makanan, kan udah hafal selera satu sama lain.

Kali yang lain lagi dia mulai milihin baju apa yang bagus kamu pakai dan baju mana yang engga bagus (menurut selera dia, bukan selera kamu ya). Dan kamu pun mulai terlibat milih2in baju dia. Baju buat kuliah, baju buat kerja, beli sepatu, beli tas, lama2 beli dasi kali buat kerja.

Lama kelamaan kamu mulai gemes sama kebiasaan dia yang suka ngaret. Eh dia nggak kalah kesel kalo datang jemput kamu belom beres dandan atau masih bingung mau pake baju apa. Lalu kamu mulai ga segan lagi marah sama dia. Dia apalagi, kali bisa marah dan pergi begitu aja ninggalin kamu tanpa bilang mau pergi kemana.

Terus kamu sadar kalo ternyata senyebel2innya dia, kamu toh ngga bisa menjalani hari tanpa dia (padahal GA MAU itu sih, bukan ga bisa). Akhirnya sebab musabab berantem kemaren seperti menguap begitu saja, ganti dengan kangen yang segunung karena 2 hari mogok sms mogok telepon, apalagi ketemuan. Setelah berantem kamu kemudian sadar bahwa kalo udah bisa berantem ya berarti udah tambah deket.

Jalan lagi seperti biasa, nonton, makan, nonton, makan, eh lama2 bosen juga. Mau kemana kita hari ini, kamu tanya. Terserah, dia jawab, aku mau pergi kemana aja kamu mau. Hmm, padahal kita tau dia lagi ga ada ide. Terus kita bilang, ke mall aja yuk, window shopping. Dia bilang, cape jalan2, mau duduk aja. Kamu bingung, katanya terserah tapi kok nawar.Akhirnya kamu sama dia ended up lagi di tempat nongkrong biasa  atau berakhir dengan nonton DVD di rumah aja.

Besok2 kamu merasa dia harus ketemu keluarga kamu. Babak baru seperti baru dimulai, maju terusssss sampe akhirnya kalian berdua merasa (atau atas dorongan orang tua) bahwa ini harus segera diresmikan. Terserah dengan alasan “menunggu apa lagi” atau “keburu jadi omongan orang” atau “mama papa sudah tua pengen cepet2 nimang cucu” atau “honey I can’t live without u by my side” atau apa aja deh :) Sampai akhirnya hubungan pacaran itu resmi mennjadi sebuah pernikahan :)

Luar biasa sebenernya. Kita membawa orang yang tadinya bukan siapa2 menjadi bagian dari hidup kita. Mengenal dia dari nol sampai kita hafal seluruh kebiasaannya. Membuka diri kita selebar2nya untuk juga dia  kenali. Lalu tiba2 dia jadi bagian kita :)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kategori

  • Agustus 2009
    S S R K J S M
        Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  

  • Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    alternative-media

    counter

    http://www.stafaband.info/embed-37463.html


    Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter
    maison

    compteurs


    Web Counters


    Free Hit Counter